Titik demi titik air menetes membasahi pipi
Gores demi gores membuka mengalirkan darah
Asa demi asa hilang terbawa angin dan suasana
Apa mungkin ini yang sering orang sebut sebagai depresi?
Perasaan tertekan, takut, dan kalut semua tercampur menjadi satu
Siapa lagi yang bisa di harapkan?
Siapa lagi yang bisa dijadikan sandaran?
Berjalan sendiri terkadang menepi hanya untuk berpikir,
Tidak adakah yang adil di dunia?
Tidak bisakah tuhan memberikan bantuan?
Diam dan kembali terpaku
Ya inilah dunia
Ya inilah realita
Kehidupan kejam yang bahkan membuat takut untuk mengenang
Hanya kenangan kecil yang menyenangkan
Hal yang paling tidak berhasil membuat waras nya pikiran bertahan
Di antara tubuh renta yang malang
Tuesday, October 9, 2018
Realita
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment